Quotes.wiki
  • Home
  • Tags
  • Authors
  • Contact Us
">
Quotes.wiki
Quotes.wiki
  • Home
  • Tags
  • Authors
  • Contact Us
Pramoedya-Ananta-Toer  Quotes
Di dunia ini, Ara, hanya sedikit saja orang yang penting – Mardjohan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiMardjohanPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Tapi perintah tinggal perintah begitu saja.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Sekarang, kepalaku membayangkan kuburan, tempat manusia yang terakhir. Tapi kadang-kadang manusia tak mendapat tempat dalam kandungan bumi. Ya, kadang-kadang. Pelaut, prajurit di zaman perang, sering mereka tak mendapat tempat tinggal terakhir. Dalam kepalaku membayangkan, kalau...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bukan-PasarmalamPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kau harus selalu kelihatan cantik, Nyai. Muka yang kusut dan pakaian berantakan juga pencerminan perusahaan yang kusut-berantakan, tak dapat dipercaya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Keindahannya ada dalam kenang-kenangan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Tak ada brahmana angkuh, mereka hanya lebih mengerti, lebih tahu dari pada orang yang menganggap pengetahuan dan ilmu sebagai keangkuhan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Suamiku tidak takut padaku sebagai wanita, dia tetap takut padaku sebagai brahmani, karena Dedes tahu apa yang suaminya tidak tahu.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ada yang membunuh. Ada yang dibunuh. Ada peraturan. Ada undang-undang. Ada pembesar, polisi, dan militer. Hanya satu yang tidak ada: keadilan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Mungkinkah seorang anak yang cengeng dalam perkembangannya barang dua puluh tahun kemudian bisa berubah jadi penentang dan pelawan? Bisa. Penderitaan tak tertanggungkan bisa mengakibatkan tiga macam sikap: menyerah tanpa syarat, melawan, atau membiarkan diri hancur....

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ada kalanya orang tak bisa menahan keberangan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Pramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Hidup ini Anakku, hidup ini tak ada harganya sama sekali. Tunggulah saatnya, dan kelak engkau akan berpikir, bahwa sia-sia saja Tuhan menciptakan manusia di dunia ini.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bukan-PasarmalamPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kau harus berterima kasih pada segala yang memberimu kehidupan, sekali pun dia hanya seekor kuda.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Cerita, selamanya tentang manusia, kehidupannya, bukan kematiannya. Ya, biarkan yang ditampilkannya itu hewan, raksasa, atau dewa, atau hantu. Dan tak ada yang lebih sulit difahami daripada sang manusia. Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Orang berilmu, berpengetahuan, dan berbakat itu tak boleh punah.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Di sini ada hukum. Kalau hukum tidak ditaati lagi, mari, mari kita panggil hakim.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Gadis-PantaiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Seluruh kedudukan yang enak diambil orang-orang tua. Mereka hanya pandai korupsi… angkatan tua itu sungguh bobrok. Hanya angkatan tua yahg korup dan mengajak korup! Angkatan muda membuat revolusi melahirkan sejarah.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Pemerintah punya mau. Orang gunung punya mau sendiri. Kampon(g) tetap kampon(g). Desa ada boleh di darat – Mana Sambur, Ketika Mendengar Pembangunan Gereja Kristen & Pembangunan Desa.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Dunia luar tak ada yang tahu tentang mereka, tak ada yang memperhatikan nasib mereka,

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Masak sama-sama orang segan-menyegani – Pak Komandan

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Pak-KomandanPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Letakkan cambukmu, raja, kau yang tak tahu bagaimana ilmu dan pengetahuan telah membuka babak baru di bumi manusia ini.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Banyak Pribumi yang mengimpi jadi Belanda, dan gadis yang lebih banyak bertampang Eropa ini lebih suka mengaku Pribumi.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Perbudakan tidak aku benarkan. Siapapun tidak dibenarkan untuk menjadikan saudaranya sendiri budak dan bukan saudaranya sendiri menjadi budak.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Tanpa keberanian hidup adalah tanpa irima. Hidup tanpa irama adalah samadhi tanpa pusat.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Revolusi ini tidak memberi sesuatu pun, dia minta kepada setiap orang, segala-galanya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Bangun dari bumi penjajahan: hancur menghancurkan! Sedang mereka yang tidak dihancurkan, mereka yang tidak menghancurkan adalah landasan hidup binatang ini.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Jalan setapak memasuki hutan gempol itu sedikit berair. Anggrek bulan dengan bunga birunya yang sedang mekar menggelantung dibuai angin pagi. Juga jenis anggrek bulan lain dan anggrek merpati ramai bergelantungan pada pohon gempol. Malah serumpun...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Akhirnya manusia ini mati juga. Mati. Sakit.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bukan-PasarmalamPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ya, Ann, aku telah mendendam orang tuaku sendiri. Akan kubuktikan kepada mereka, apa pun yang telah diperbuat atas diriku, aku harus bisa lebih berharga daripada mereka, sekalipun hanya sebagai nyai.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Pendapat umum perlu dan harus diindahkan, dihormati, kalau benar. Kalau salah, mengapa dihormati dan diindahkan? Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan. Itulah memang arti terpelajar itu.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Manusia terlalu sering bertepuk hanya sebelah tangan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Satria hidup dari ketakutan dunia, maka ia terus juga takut-takuti dunia.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ia menyimpan dendam. Dendam yang terus menyala sebelum pembunuhan menutupnya. Dan dendam itu bisa menjalar jadi perang kampung.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Pramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Perempuan itu harta, musti turut lelaki punya mau – Siti F. Yang Ditemui Di Pulau Buru

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Bagaimanapun baik yang telah kalian peroleh dari kehidupan ini, masih ada saja yang kalian rasa kurang. Yang berada dalam kekurangan ingin terbebas dari kekurangan itu, ingin mendapatkan kemakmuran yang melimpah. Yang telah berada dalam kecukupan...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Dan dengan langkah berat pergilah aku meninggalkan rumahsakit itu; rumah tempat orang yang tak bebas mempergunakan tubuh dan hidupnya sendiri.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bukan-PasarmalamPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kasihan hanya perasaan orang berkemauan baik yang tidak mampu berbuat. Kasihan hanya satu kemewahan, atau satu kelemahan. Yang terpuji memang dia yang mampu melakukan kemauan baiknya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Siapakah yang tahu rahasia para dewa kalau bukan kaum brahmana?

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apakah gunanya pendapat kalau hanya untuk diketahui sendiri?

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apa yang ditakuti bu? Kita semua hidup terus menerus dalam ketakutan. Apa kalian biasanya ketakutan? Tidak ada. Kalau revolusi menang, tidak seorang pun perlu takut lagi.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Revolusi atau perjuangan apa saja bisa lahir dan mencapai keagungannya kalau setiap pribadi tampil berani

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Adat itu bikin orang jadi bodo. Adat larang orang kampung belajar menulis, membaca, bikin gambar.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Temuilah saudara-saudaramu yang baru datang dari Jawa, karena kalian adalah anak-anak dari ibu Jawa – Beberapa Pemuda Arafuru Yang Menemui Suyud Dkk Para Buangan di Pulau Buru

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kudekati ranjang ayahku, kuraba kakinya yang kering. Hatiku tersayat. Bukankah kaki itu dulu seperti kakiku juga dan pernah mengembara ke mana-mana? Dan kini kaki itu terkapar di atas kasur ranjang rumahsakit. Bukan kemauannya. Ya, bukan...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bukan-PasarmalamPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kapan selesai penghinaan atas diri nyai yang seorang ini? Haruskah setiap orang boleh menyakiti hatinya? Haruskah aku mengutuki orangtuaku yang telah mati, yang telah menjual aku jadi nyai begini? Aku tidak pernah mengutuki mereka, Ann....

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kebawelan banyak kali dianggap wanita sebagai ukuran kelihaian.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Barang siapa menyebar angin dia akan berpanen badai.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Prabarini selama-lamanya adalah kekasihku. Hanya karena aku bukan raja, aku tak dapat mempertahankannya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Arok-DedesPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kalau kita menang perang, semua kita dapat rumah baik. Tapi sekarang negara lebih butuh uang dari pada kita semua.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apa yan pernah diberikan Belanda kepada rakyat? Mereka datang ke sini bukan untuk memberi, tetapi untuk meminta! Rakyat mendapat apa yang dicarinya sendiri, sejak dulu si Belanda lah yan malahan mendapat sebagian besar dari nasi...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Orang jawa kulitnya licin, seperti ular.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Perawan-Dalam-Cengkraman-MiliterPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
  • Previous
  • Page 4 of 6
  • Next
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • About us

Copyright © 2017 - 2020 TR Marketing Group, Inc. All rights reserved.

Do Not Sell My Personal Information

Exercise your consumer rights by contacting us below Privacy Policy

[email protected]

Personalized advertisements

Turning this off will opt you out of personalized advertisements delivered from Google on this website.

CookiePro
Confirm
Popup Button popup close button