Quotes.wiki
  • Home
  • Tags
  • Authors
  • Contact Us
">
Quotes.wiki
Quotes.wiki
  • Home
  • Tags
  • Authors
  • Contact Us
Bumi-Manusia  Quotes
Cantik menarik sungguh lebih baik daripada kusut, Ann. Ingat-ingat itu. Dan setiap yang buruk tak pernah menarik. Perempuan yang tak dapat merawat kecantikan sendiri, kalau aku lelaki, akan kukatakan pada teman-temanku, jangan kawini perempuan semacam...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Jiwa semuda itu jangan dilukai dengan penderitaan tak perlu, sekalipun cacat ayahnya sendiri. Dia hendaknya tetap mencintai aku dan memandang aku sebagai ayahnya yang mencintainya, tanpa melalui suara dan pandang orang lain.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Luka terhadap kebanggaan dan harga diri tak juga mau hilang. Bila teringat kembali bagaimana hina aku dijual .. Aku tak mampu mengampuni kerakusan Sastrotomo dan kelemahan istrinya. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Cinta ini indah, Minke, terlalu indah, yang bisa didapatkan dalam hidup manusia yang pendek ini.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Karena itu, Ann, kau harus kuat. Kalau tidak, orang akan sangat mudah jadi permainan, dan terus dipermainkan oleh orang-orang semacam dia itu.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apa kata Minke nanti kalau kau jadi kuyu tidak menarik? Gadis secantik apa pun takkan menarik kalau sakit.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Dia telah tinggalkan aku, entah untuk sementara entah tidak.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Yang berani mengalah terinjak-injak, Bunda.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Mama, Mama pernah berbahagia?””Biar pun pendek dan sedikit setiap orang pernah, Ann.””Berbahagia juga Mama sekarang?””Yang sekarang ini aku tak tahu. Yang ada hanya kekuatiran, hanya ada satu keinginan. Tak ada sangkut-paut dengan kebahagiaan yang kau...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kau harus selalu kelihatan cantik, Nyai. Muka yang kusut dan pakaian berantakan juga pencerminan perusahaan yang kusut-berantakan, tak dapat dipercaya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Keindahannya ada dalam kenang-kenangan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Uh, Hindia, negeri yang hanya dapat menunggu-nunggu hasil kerja Eropa!

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kau harus berterima kasih pada segala yang memberimu kehidupan, sekali pun dia hanya seekor kuda.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Cerita, selamanya tentang manusia, kehidupannya, bukan kematiannya. Ya, biarkan yang ditampilkannya itu hewan, raksasa, atau dewa, atau hantu. Dan tak ada yang lebih sulit difahami daripada sang manusia. Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Letakkan cambukmu, raja, kau yang tak tahu bagaimana ilmu dan pengetahuan telah membuka babak baru di bumi manusia ini.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Banyak Pribumi yang mengimpi jadi Belanda, dan gadis yang lebih banyak bertampang Eropa ini lebih suka mengaku Pribumi.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ya, Ann, aku telah mendendam orang tuaku sendiri. Akan kubuktikan kepada mereka, apa pun yang telah diperbuat atas diriku, aku harus bisa lebih berharga daripada mereka, sekalipun hanya sebagai nyai.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Pendapat umum perlu dan harus diindahkan, dihormati, kalau benar. Kalau salah, mengapa dihormati dan diindahkan? Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan. Itulah memang arti terpelajar itu.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Pelacur makhluk lemah tanpa pelindung.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kasihan hanya perasaan orang berkemauan baik yang tidak mampu berbuat. Kasihan hanya satu kemewahan, atau satu kelemahan. Yang terpuji memang dia yang mampu melakukan kemauan baiknya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Seorang pelayan wanita menghidangkan susu coklat dan kue. Dan pelayan itu tidak datang merangkak-rangkak seperti pada majikan Pribumi. Malah dia melihat padaku seperti menyatakan keheranan. Tak mungkin yang demikian terjadi pada majikan Pribumi: dia harus...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kapan selesai penghinaan atas diri nyai yang seorang ini? Haruskah setiap orang boleh menyakiti hatinya? Haruskah aku mengutuki orangtuaku yang telah mati, yang telah menjual aku jadi nyai begini? Aku tidak pernah mengutuki mereka, Ann....

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kebawelan banyak kali dianggap wanita sebagai ukuran kelihaian.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Hidup sebagai nyai terlalu sulit. Dia cuma seorang budak belian yang kewajibannya hanya memuaskan tuannya. Dalam segala hal! Sebaliknya setiap waktu orang harus bersiap-siap terhadap kemungkinan tuannya sudah merasa bosan. Salah-salah bisa badan diusir dengan...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Eropa gila sama dengan Pribumi gila.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Semua lelaki memang kucing berlagak kelinci. Sebagai kelinci dimakannya semua daun, sebagai kucing dimakannya semua daging.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Memerintah pekerja pun kau tidak bisa karena kau tak bisa memerintah dirimu sendiri, Memerintah diri sendiri kau tak bisa karena kau tak mau bekerja.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Aku lebih mempercayai ilmu pengetahuan, akal. Setidak-tidaknya padanya ada kepastian-kepastian yang bisa dipegang.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apa guna belajar ilmu dan pengetahuan Eropa, bergaul dengan orang-orang Eropa, kalau akhirnya toh harus merangkak, beringsut seperti keong dan menyembah seorang raja kecil yang barang kali buta huruf pula! God, God! Menghadap bupati sama...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Maka juga setiap kebawelan wanita harus dilawan dengan kebawelan lain.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Orang Jawa sujud berbakti kepada yang lebih tua, lebih berkuasa, satu jalan pada penghujung keluhuran. Orang harus berani mengalah, Gus.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Memang bukan nyai sembarang nyai. Dia hadapi aku, siswa H.B.S, tanpa merasa rendah diri. Dia punya keberanian nyatakan pendapat. Dan dia sadar akan kekuatan pribadinya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Anggaplah aku sebagai telornya yang telah jatuh dari petarangan. Pecah. Bukan telor yang salah.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Dan apa bisa diperoleh dalam hidup ini tanpa bea? Semua harus dibayar, atau ditebus, juga sependek-pendek kebahagiaan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Manusia terlalu sering bertepuk hanya sebelah tangan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Aku mengangkat sembah sebagaimana biasa aku lihat dilakukan punggawa terhadap kakekku dan nenekku dan orangtuaku waktu lebaran. Dan yang sekarang tak juga kuturunkan sebelum Bupati itu duduk enak di tempatnya. Dalam mengangkat sembah serasa hilang...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Suatu rahasia yang tak dapat aku pecahkan. Mereka tetap bertempur, bukan hanya melawan Kompeni, juga melawan kehancurannya sendiri.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Begitulah, Ann, upacara sederhana bagaimana seorang anak telah dijual oleh ayahnya sendiri, jurutulis Sastrotomo. Yang dijual adalah diriku; Sanikem. Sejak detik itu hilang sama sekali penghargaan dan hormatku pada ayahku; pada siapa saja yang dalam...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Harus adil sejak dalam pikiran, jangan ikut-ikutan jadi hakim tentang perkara yang tidak diketahui benar-tidaknya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Lelaki, Gus, soalnya makan, entah daun entah daging. Asal kau mengerti, Gus, semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. Kan itu tidak terlalu sulit difahami? Kalau orang tak...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kau suka berbicara tentang keindahan. Dimana keindahan suatu kekejaman?

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Mana ada Jawa, dan bupati pula, bukan buaya darat?

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Aku merasa sangat, sangat berdosa telah mengeluarkan kau dari sekolah. Aku telah paksa kau bekerja setiap hari tanpa liburan, tak punya teman atau sahabat, karena memang kau tak boleh punya demi perusahaan ini. Kau kuharuskan...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Mereka membela apa yang mereka anggap menjadi haknya tanpa mengindahkan maut. Semua orang, sampai pun kanak-kanak! Mereka kalah, tapi tetap melawan. Melawan, Minke, dengan segala kemampuan dan ketakmampuan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ah, Gus, begini kodrat perempuan. Dia menderitakan sakit waktu melahirkan, menderita sakit lagi karena tingkahnya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Menarik. Bagiku siapa pun berusaha selalu menarik.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apa guna jadi Jawa kalau hanya untuk dilanggar hak-haknya? Tak mengerti kau kiranya, catatan begini sangat pribadi sifatnya? Tak pernah gurumu mengajarkan etika dan hak-hak perseorangan?

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Pendeknya aku harus waspada, kewaspadaan sebagai bea kebahagiaan hidup di dekat gadis cantik tanpa bandingan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Satu-satunya bukti pembesar Jawa tidak berniat punya harem hanya dengan beristri orang Eropa, Totok atau Indo. Dengannya ia tak bakal bermadu.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Sungguh, teman-teman sekolah akan mentertawakan aku sekenyangya melihat sandiwara bagaimana manusia biasa berjalan sepeuh kaki di atas telapak kaki sendiri sekarang harus berjalan setengah kaki, dengan bantuan dua belah tangan. Ya Allah, kau nenek moyang,...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Bumi-ManusiaPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
  • Page 1 of 2
  • Next
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • About us

Copyright © 2017 - 2020 TR Marketing Group, Inc. All rights reserved.

Do Not Sell My Personal Information

Exercise your consumer rights by contacting us below Privacy Policy

[email protected]

Personalized advertisements

Turning this off will opt you out of personalized advertisements delivered from Google on this website.

CookiePro
Confirm
Popup Button popup close button