Quotes.wiki
  • Home
  • Tags
  • Authors
  • Contact Us
">
Quotes.wiki
Quotes.wiki
  • Home
  • Tags
  • Authors
  • Contact Us
Larasati  Quotes
Dan sejak itu pula ia praktekan tafsiran bahwa kehormatan berarti uang.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, 2.00 )Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Uang Jaya! Jaya! Seratus Jepang, satu republik, uang jaya – Kakek Mo

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Kakek-MoLarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Dengan bangsaku sendiri aku merasa lebih terjamin.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apa yang ditakuti bu? Kita semua hidup terus menerus dalam ketakutan. Apa kalian biasanya ketakutan? Tidak ada. Kalau revolusi menang, tidak seorang pun perlu takut lagi.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Tak bakal mampu orang Indonesia punya babu dalam keadaan begitu sulit beras.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Seluruh kedudukan enak diambil orang-orang tua. Mereka hanya pandai korupsi. Rencana-rencanaku kandas di laci-laci. Angkatan tua itu sungguh bobrok! Setiap republiken mestinya republikein sejati. Satu kesalahan bisa membuat dia jadi khianat tanpa maunya sendiri.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kalau mati, dengan berani. Kalau hidup, dengan berani. Kalau keberanian tidak ada, itulah sebabnya bangsa asing bisa jajah kita.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ada yang membunuh. Ada yang dibunuh. Ada peraturan. Ada undang-undang. Ada pembesar, polisi, dan militer. Hanya satu yang tidak ada: keadilan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kadang-kadang memang terasa olehnya bahwa heroisme dan patriotisme wanita di jaman revolusi ini terletak pada kepalangmerahan saja! Tapi ia tak akan meninggalkan kejujurannya. Ia cintai kejujurannya. Dan ia yakin melalui kejujurannya ia pun dapat berbakti...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Semuanya binantang nona, semuanya, juga aku – Sopir

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-ToerSopir
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Secacat itu tapi masih berjuang! Mestinya perjuanganku lebih dari dia. Aku tidak cacat. Lebih, mesti! Lebih!

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Rupanya di bumi jajahan ini setiap orang hidup atas dasar hancur menghancurkan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kalau aku tak memiliki tubuh indah dan wajah cantik mungkin aku jadi sebagian dari mereka yang dibunuh pelan-pelan itu.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Dia seniman, hidup hanya di alam perasaan – Mardjohan

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiMardjohanPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Di dunia ini, Ara, hanya sedikit saja orang yang penting – Mardjohan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiMardjohanPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Revolusi ini tidak memberi sesuatu pun, dia minta kepada setiap orang, segala-galanya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kakau mati dengan berani; kalau hidup dengan berani. Kalau keberanian tidak ada itulah sebabnya setiap bangsa asing bisa jajah kita.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Sia-sianya dunia ini kalau untuk meningkatkan satu orang yang lain mesti diinjak.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Bangun dari bumi penjajahan: hancur menghancurkan! Sedang mereka yang tidak dihancurkan, mereka yang tidak menghancurkan adalah landasan hidup binatang ini.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Kalau kita menang perang, semua kita dapat rumah baik. Tapi sekarang negara lebih butuh uang dari pada kita semua.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ah, itu serdadu manja kalau menang perang sekali saja! Kemenanganku lebih dari padanya. Aku pernah menguasai dia hanya karena aku tidak seperti perempuan-perempuan lain.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Berkhianat pada revolusi ini berarti berkhianat pada diri sendiri, pada publik yang membayarnya.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apa yan pernah diberikan Belanda kepada rakyat? Mereka datang ke sini bukan untuk memberi, tetapi untuk meminta! Rakyat mendapat apa yang dicarinya sendiri, sejak dulu si Belanda lah yan malahan mendapat sebagian besar dari nasi...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Anjing-anjing ini baik selama bisa diambil manfaatnya, salah-salah dia menggigit dalam keadaan gila.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Aku juga punya tahan air. Jelek-jelek tanah airku sendiri, bumi dan manusia yang menghidupi aku selama ini. Cuma binatang ikut Belanda!

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Indahnya dunia ini jika pemuda masih tahu perjuangan!

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apakah kesejahteraan hidup sama dengan kebusukan buat orang lain?

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Dia sangat cinta pada republik, revolusi, dia mencintai kampung halamannya, biarpun busuk-busuk membumbungkan gas lumpur dan kotorannya sendiri.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Seluruh kedudukan yang enak diambil orang-orang tua. Mereka hanya pandai korupsi… angkatan tua itu sungguh bobrok. Hanya angkatan tua yahg korup dan mengajak korup! Angkatan muda membuat revolusi melahirkan sejarah.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Apa gunanya memaki? Mereka memang anjing. Mereka memang binatang. Dulu bisa mengadu, dulu ada pengadilan. Dulu ada polisi, kalau duit kita dicolong tetangga kita. Apa sekarang? Hakim-hakim, jaksa-jaksa yang sekarang juga nyolong kita punya. Siapa...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Pada waktu itulah ia mulai mengerti sedikit tentang kehormatan: dia sama nilainya dengan uang.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
betapa beruntungnya jadi bintang film terkenal! Lawan dan kawan sama-sama membutuhkan.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Revolusi atau perjuangan apa saja bisa lahir dan mencapai keagungannya kalau setiap pribadi tampil berani

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Ibuku tinggal di sarang. Ini bukan rumah. Di negeri matahari ini, bahkan sinar matahari dia tidak kebagian!

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Revolusi, dia adalah guru. Dia adalah penderitaan. Tetapi dia pun adalah harapan. Jangan khianati revolusi! Kembali ia pandangi dua orang tua itu, yang mungkin beberapa tahun lagi tewas digulung maut. Namun mereka meletakkan harapannya pada...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Aku boleh seorang pelacur! Aku boleh seorang sampah masyarakat! Aku seorang bintang film gagal! Tapi beradat! Tidak. Aku juga punya tanah air. Aku Larasati, bintang ara. Sedang sebutan Miss pun aku tak pernah pakai. Ara!...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Mereka berjabat tangan, seperti gunung berjabatan dengan samudera. Mereka hanya dua gumpal daging kecil, tetapi jiwanya lebih besar dari gunung, lebih luas dari laut, karena kereka ikut melahirkan sesuatu yang nenek-moyangnya dan bangsa-bangsa lain tidak...

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
Dia tidak beranak, tidak berbini. Kalau perjuangannya menang, mungkin dia telah tewas, dan kemenangannya itu tidak dinikmati apapun di antara keluarganya sendiri, tetapi buat orang-orang lain.

—Pramoedya Ananta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
LarasatiPramoedya-Ananta-Toer
Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblr
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • About us

Copyright © 2017 - 2020 TR Marketing Group, Inc. All rights reserved.

Do Not Sell My Personal Information

Exercise your consumer rights by contacting us below Privacy Policy

[email protected]

Personalized advertisements

Turning this off will opt you out of personalized advertisements delivered from Google on this website.

CookiePro
Confirm
Popup Button popup close button