Wujud cinta adalah air mata
—Arswendo Atmowiloto
hatiku sudah terlalu subur jika untuk disiram dengan air matamataku terlanjur beku untuk menggugurkan lagi gerimis-gerimis kenangan yang pernah terlampau pahit diseruput usiademi kata yang pernah kutanam di sepanjang jalan do’aDialah yang kini ku sebut...
—firman nofeki
Apakah cinta selalu menyediakan air mata?
—Dian Nafi
Kering sudah muara sungaiku. Menamparmu yang menari, bernyanyi, dan berjalan memunggungiku. Musnah aral dalam pelarian. Kau rampas sukmaku.
—Liestianti Hapsari
Do Not Sell My Personal Information
Exercise your consumer rights by contacting us below Privacy Policy
[email protected]
Personalized advertisements
Turning this off will opt you out of personalized advertisements delivered from Google on this website.