Mulutku memang sudah berkata tidak untuk dirimu, tapi sejatinya hatiku masih mengharapkanmu. Harus kau tahu, sebelas tahun mencintai dan menunggu untuk disakiti itu bukanlah waktu yang sebentar.
—Liestianti Hapsari
Kering sudah muara sungaiku. Menamparmu yang menari, bernyanyi, dan berjalan memunggungiku. Musnah aral dalam pelarian. Kau rampas sukmaku.
Do Not Sell My Personal Information
Exercise your consumer rights by contacting us below Privacy Policy
[email protected]
Personalized advertisements
Turning this off will opt you out of personalized advertisements delivered from Google on this website.