Dunia ini masih senantiasa teramat sopan. Tidak mau melihat kenyataan yang telanjang bulat. Memalingkan muka dengan penuh rasa jijik dari kenyataan, perempuan telanjang itu.
—Sulastin Sutrisno
Bangsa Jawa itu bangsa dongeng dan kenang-kenangan. Siapakah yang pada suatu ketika akan mengantarkan bangsa itu dari dunia hikayat dan legenda ke kehidupan yang nyata? Bukankah kita harus menuju ke situ? Dan dengan menyingkirkan takhayul...
Saya malu sekali memikirkan kepentingan pribadi. saya berpikir-pikir dan mengelamun tentang keadaan saya sendiri dan di luar, di sekekliling saya demikian banyaknya orang yang hidup menderita dan sengsara. Seolah-olah udara tiba-tiba bergetar disebabkan oleh suara...
Banyak sekali sifat yang baik pada bangsa saya. Banyak sekali keindahan di dalam kepercayaannya yang menarik dan kekanak-kanakan. Barangkali kedengarannya aneh, namun walaupun demikian hal itu adalah suatu kenyataan. Kalian Bangsa Eropah telah mengajar saya...
Waktu mendengar gamelan dan menghirup bau bunga bercampur kemenyan, pikiran saya pasti melayang ke masa lampau.Orang-orang memungut bunga di permadani yang dilalui adik untuk disimpan. Bunga itu mendatangkan bahagia, kata orang. Dan kepada anak-anak perempuan...
Simpati itu bagi kami merupakan kepuasan, kekuatan, bantuan, kegembiraan, hiburan.
Bagaimanapun jalannya, sekali-kali jangan lelah untuk berusaha gigih membela semua yang baik.
Setiap orang tahu, bahwa pada umumnya gadis Jawa tidak diberitahu mengenai rencana perkawinan yang dibuat para pelindungnya untuknya. Dalam daerah Pasundan boleh jadi betul, bahwa anak perempuan dan anak muda yang bertunangan bisa saling mengenal,...
Poligami seperti dijalankan pada bangsa-bangsa Timur adalah suatu kebajikan bagi kaum perempuan dan gadis-gadis yang di dalam negerinya tidak dapat hidup tanpa suami atau pelindung – Max Muller
Orang mencoba membohongi kami, bahwa tidak kawin itu bukan hanya aib, melainkan dosa besar pula. Telah berulang kali itu dikatakan kepada kami. Aduhai! Dengan menghina sekali orang sering kali membicarakan perempuan yang membujang!
Belajar pada usia yang matang ada pulalah keuntungannya. Kami sekarang mengerti jauh lebih baik dan memahami segala sesuatu. Dan banyak hal yang dulu bagi kami mati sekarang menjadi hidup. Kami tertarik terhadap sangat banyak hal...
Apa yang lebih menyedihkan daripada kehidupan kanak-kanak yang sengsara, apa yang lebih sengsara daripada anak-anak yang semuda itu harus menanggung kepahitan hidup?Dan gadis-gadis terutama sangat susah hidupnya, karena mereka telah berada di tempat dimana alam...
Kami harus mencari semua bagian yang terang. Apabila tidak ada, maka yang gelap itu agak digosok. Itulah seninya agar dapat hidup dengan gembira, bukan?
Demikianlah kepercayaan rakyat! Darimana asal kepercayaan ini, saya tidak tahu dengan pasti.
Do Not Sell My Personal Information
Exercise your consumer rights by contacting us below Privacy Policy
[email protected]
Personalized advertisements
Turning this off will opt you out of personalized advertisements delivered from Google on this website.