Aku bukan Wahib. Aku adalah me-wahib. Aku mencari, dan terus menerus mencari, menuju dan menjadi Wahib. Ya, aku bukan aku. Aku adalah meng-aku, yang terus menerus berproses menjadi aku.
—Ahmad Wahib
Aku bukan nasionalis, bukan katolik, bukan sosialis. Aku bukan buddha, bukan protestan, bukan westernis. Aku bukan komunis. Aku bukan humanis. Aku adalah semuanya. Mudah-mudahan inilah yang disebut muslim. Aku ingin orang menilai dan memandangku sebagai...
Islam yang kita tahu adalah Islam menurut tokoh, interpretasi ulama belum Islam menurut Allah. Islam yang kita anut (nanti) merupakan Islam “versi” kita.
Kehadiran kita sebagai muslim kita nilai sebagai kebetulan. Untuk itu kita cari Islam menurut kita sendiri, Islam menurut kamu, dan Islam menurut aku sendiri.
Menyerang gadis pakai kerudung tidak terus berarti modern, membela atheism tidak terus berarti modern, dan sebaliknya
Do Not Sell My Personal Information
Exercise your consumer rights by contacting us below Privacy Policy
[email protected]
Personalized advertisements
Turning this off will opt you out of personalized advertisements delivered from Google on this website.